Minggu, 14 Juni 2026

Demo Damai Di Polda Sulut: Ormas Dan TOSBRO 08 Protes Tindakan Intoleransi, Serukan Perlindungan Kebhinekaan

Sulawesi Utara,  Adhyaksanews. -- --" Aksi demonstrasi damai digelar di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara oleh sejumlah organisasi masyarakat (ormas), termasuk TOSBRO 08 yang dipimpin oleh Jim Yon. Aksi ini merupakan bentuk protes keras terhadap maraknya tindakan intoleransi yang dinilai merusak sendi-sendi kebhinekaan di Indonesia.  

Dalam orasinya, Jim Yon menyatakan dengan tegas, NKRI harga mati, tapi Bhinneka Tunggal Ika sudah mati. Pernyataan tersebut mencerminkan kekecewaan mendalam terhadap kondisi bangsa yang semakin terancam oleh sikap intoleran dan diskriminatif.  


Para demonstran mengajukan sejumlah tuntutan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum, antara lain:  

1. pelaku perusakan rumah ibadah tanpa pandang bulu.  

2. aparat yang lalai dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.  

3. Menjamin keamanan seluruh rumah ibadah di Indonesia dan menghilangkan diskriminasi dalam penegakan hukum.  

Jim Yon menegaskan bahwa perjuangan ini bukan hanya untuk umat Kristen, melainkan sebagai untuk menjaga persatuan, keadilan, dan keberagaman sesuai nilai Pancasila. Kami Bangsa Minahasa berdiri bukan untuk memecah belah, tetapi untuk menggugat demi menyelamatkan Indonesia dari ancaman intoleransi, tegasnya di hadapan massa aksi.  

Aksi berlangsung tertib dan diwarnai dengan nyanyian kebangsaan serta pembacaan pernyataan sikap dari berbagai elemen masyarakat. Para peserta menuntut negara hadir secara nyata dalam melindungi seluruh rakyat tanpa diskriminasi.  

Aksi ini menjadi sorotan publik sebagai bentuk keprihatinan sekaligus perlawanan terhadap praktik intoleransi yang semakin menggerogoti persatuan bangsa.


Penulis : Debby | Editor : Koni Setiadi