Bangka Selatan, Adhyaksanews. -- --Akibat kondisi cuaca yang belum membaik dalam beberapa hari terakhir, sejumlah titik Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di jalur 2 Jalan Jenderal Sudirman Toboali Bangka Selatan mengalami gangguan hingga menyebabkan lampu tidak menyala.
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Keselamatan Dishub Bangka Selatan, Zulhardi, seizin Kepala Dinas Perhubungan Basel Benny Supratama, mengatakan bahwa padamnya lampu jalan tersebut terjadi setelah insiden tumbangnya pohon di sekitar Simpang Bukit, Kecamatan Toboali. Peristiwa itu menyebabkan terputusnya aliran listrik di beberapa titik, yang berimbas pada matinya LPJU di kawasan jalur 2 Sudirman.
Saat ditemui dibawak media di lapangan, Zulhardi menjelaskan Hal ini membuat Tim Dishub Basel harus bekerja keras untuk memperbaiki lampu PJU pada hari dari mulai pagi hari agar lampu PJU kawasan Tersebut menyala seperti biasanya.
"jadi lanjut hari ini, untuk memperbaiki lampu PJU menyala normal seperti biasa" Jelasnya
Zulhardi menjelaskan jika pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait padamnya lampu di jalur tersebut. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Dinas Perhubungan langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan perbaikan.
“Hingga saat ini, tim kami masih berupaya melakukan perbaikan pada titik-titik LPJU yang mengalami gangguan,” Jelasnya
Dirinya menambahkan, jika pihaknya selaku instansi terkait yang membidangi lampu penerangan jalan umum sangat pendek berterima kasih pada masyarakat yang telah melapor hal ini ke pihaknya, dan pihaknya juga mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintasi kawasan Jalan Jenderal Sudirman jalur 2, mengingat kondisi penerangan yang belum optimal.
"terimakasih kepada masyarakat yang telah melaporkan hal ini, sehingga tim kami dapat secepatnya melakukan perbaikan pada titik-titik LPJU yang mengalami gangguan",
"dan kami mengimbau untuk para pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi kawasan jalan Jenderal Sudirman jalur 2, penerangan jalan mengingat kondisi penerangan yang belum optimal" Tutup Zulhardi
| Editor : Koni Setiadi