Adhyaksanews. -- -- Wonosobo ; Gerakan Reboisasi yang digagas Melalui Organisasi Jatubu (Jagat Tunas Bumi) yang dilaksanakan Hari Selasa, tanggal 14 September 2025 di Desa Lamuk Kecamatan Kalikajar, di awali penanaman secara simbolis, oleh Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, Laksamana TNI Dr. Taufik Arif, Mantep Sudarsono, Camat Kalikajar, dan para pejabat perhutani dan tokoh masyarakat yang hadir, sangat menggembirakan masyarakat khususnya Desa Lamuk Kecamatan Kalikajar, dalam sambutaannya Kepala Desa Lamuk mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati Wonosobo, Laksamana TNI Dr. Taufik Arif MM, CHRMP, CSBA dan Pak Manteb Sudarsono dan para pejabat perhutani wilayah kedu, Kades Zaenu Rasidi sangat lucu dan terbuka, permintaan maaf sampai tidak mengerti dari singkatan gelar pendidikan yang disandang pak Laksamana Jenderal Dr. Taufik Arif. Dalam sambutannya Kades menyampaikan tidak meminta bantuan tapi mengharab, sekali lagi tidak akan meminta tapi mengharap, andai ada jalan pertanian yang cukup baik di lingkar kanan dan lingkar kiri pastinya hasil pertanian bisa di jual seluruhnya dan mampu exspor hasil pertanian karena sangat melimpah, selama ini kalau musim panen melimpah harga murah tidak di petik, karena rugi dengan biaya operasionalnya yang besar transportasi yang begitu jauh dan sulit, memakan tenaga yang lebih banyak, sekarang jalan cuma ada satu di tengah, semoga dengan hadirnya Bapak Bupati Afif Nurhidayat dan para pejabat dari pusat, segera terwujud jalan pertanian yang dimaksud, untuk membangkitkan semangat petani dan menambah kesejahteraan para petani di Desa Lamuk.
Penanggung jawab kegiatan Pak Manteb Abdul Goni dalam sambutannya meminta maaf yang sebesarnya kepada Pak Kapolres, Pak Dandim 0707 Wonosobo dan para pihak yang terkait, ada mis informasi dalam komonikasi ijin kegiatan reboisasi penanaman kopi, karena betul² ketidak tahuan kami, pengetahuan yang memang terbatas tidak ada maksud sedikitpun untuk salah, kami betul betul niat ibadah ingin membantu masyarakat, ingin berkonstribusi kepada pemerintah daerah Kabupaten Wonosobo, setelah lama merantau hidup di Jakarta pulang dan bersyukur berkenan membantu Pak Bupati Afif Nurhidayat menjadi relawan tim pemenangan periode yang ke dua. Alhamdulillah Alloh ijabah sukses pak Bupati jadi, dan kami ingin membantu berkonstribusi membangun Wonosobo, melalui Reboisasi Penanaman Kopi, pasalnya tidak semua pembangunan harus diserahkan Bupati, kami relawan ingin membantu, lanjut Manteb Sudardarsono menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bapak Laksamana TNI Dr. Taufik Arif berkenan hadir, Pak Bupati, Kapolres, Dandim 0707 Wonosobo, Kepala Dinas terkait,Camat Kalikajar, tokoh masyarakat dan HMI UNSIQ. Yang membantu pelaksanaan dan semua masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ini, disampaikan dalam sambutan bahwa bibit kopi dipesan dari ITB bibit yang unggul dan siap tanam, kami tidak mau membantu dengan bibit alakadarnya beli dari pinggir jalan, kami membantu dengan bibit yang unggul untuk kemajuan dan menambah kesejahteraan masyarakat. Disampaikan bahwa semua biaya dari kegiatan reboisasi penanam kopi semua dari dana pribadi dan keluarga, makanya dalam kegiatan ini isteri saya hadirkan di sini agar mengetahui secara langsung. Manteb Sudarsono menambahkan saat sekarang sdh 53 ribu bibit yang telah di distribusikan dan kami hibahkan ke LMDH.kegiatan reboisasi tahap pertama ada di 5 desa 3 Kecamatan, apabila masih kurang dan dibutuhkan kami siapkan sampai 100 ribu bibit.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, S.Ag. dalam sambutannya singkat padat, ucapan terimakasih Kepada penanggung jawab kegiatan atas dedekasi dan kepedulian karya nyata Pak Jenderal Dr. Taufik Arif di Wonosobo dan Mas Manteb Sudarsono dalam kegiata reboisasi bersama Jatubu, kepada bapak bapak menghimbau untuk menanam di tempat yang benar..agar tidak bermasalah, sambil gurau karena sudah banyak panjang lebar yang disampaikan pak kades ucapnya. Bupati menyampaikan bahwa merawat alam adalah kegiatan baik yang harus dilakukan semua pihak, agar alam bersahabat dengan kita manusia seperti lagunya Ebit. Hari ini terimakasih dilaksanakan reboisasi penanaman kopi, kegiatan yang sangat bermanfaat dan produktif.
Laksamana TNI Dr. Taufik Arif. MM. CHRMC. CSBA. Penasehat Jatubu (Jagat Tunas Bumi) Dalam sambutannya dalam kegitan rebosisasi banyak manfaatnya untuk kehidupan manusia
1. Bumi akan terawat dengan baik.
2. Air dan sumber mata air akan lebih terjaga.
3. Oksigen akan jauh lebih baik dan bersih.
4. Terjaga dalam bencana longsor
Kami di Wonosobo sudah 4 hari sudah keliling di beberapa kecamatan dan desa banyak potensi yang harus dikembangkan dan dikerjakan, mungkin 3 sampai 4 bulan kedepan kami akan datang lagi melakukan monitoring dan pemantauan kegiatan reboisasi dan kegiata lain yang nyambung dengan program kegiatan Napak Presiden kita. Kami juga ingin anak anak desa di Wonosobo bisa masuk ke SMA Taruna Nusantara, dan masuk ke UNHAN kami mengajar di Unhan. Jangan pernah menyerah untuk berbuat baik dengan siapapun dan dimanapun.
Kerjasama dan akselerasi pembangunan daerah melalui berbagai aspek pembangunan Ekonomi, Pendidikan dan Pertanian harus dilakukan kalau daerah ingin maju, kopi saat ini menjadi komoditi pertanian yang banyak diminati kalangan masyarakat dan punya nilai harga yang cukup bagus.
Ketua Panitia kegiatan Reboisasi Penanaman Kopi. Sidik Widagdo.S.Sos.M.Si (mantan Sekretaris Dinas pertanian Kabupaten Wonosobo) menambahkan kegiatan bertujuan; Menguatkan komitmen kebangsaan, pelestarian lingkungan dan ketahanan pangan.
Tujuan khusus.
1. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam reboisasi dan konservasi.
2. Mendorong brending kopi wonosobo sebagai produk unggulan.
3. Membangun jejaring strategis lintas sektor.
4. Menyediakan ruang edukasi ekologi dan ekonomi berbasis kopi.
Kegiatan implementatatif.
* Penanaman 350 ribu bibit kopi sampai th. 2026 di kawasan reboisasi wonosobo
* Terbangunnya strategis antara Jatubu, Pemerintah dan Komonitas.
* Publikasi media lokal/nasional tentang kopi Wonosobo.
* Dokumen rekomendasi penguatan
* Ekonomi kopi berbasis reboisasi.
