Minggu, 14 Juni 2026

Imigrasi Kepri Butuh Dukungan Armada Perairan, Perkuat Patroli Pengawasan Maritim Dan Kelautan

Batam Kepri,  Adhyaksanews. -- --Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau (Kanwil Imigrasi Kepri) menyampaikan kebutuhan mendesak akan penambahan armada perairan berupa kapal maupun perahu operasional. Langkah ini diperlukan untuk mengoptimalkan tugas patroli, pengawasan, dan pengamanan di wilayah perbatasan laut serta kawasan maritim yang menjadi kewenangan wilayah kerja Kepri.

Sebagai wilayah yang memiliki ribuan pulau dan garis pantai yang panjang, serta berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam, Kepri menjadi salah satu pintu gerbang masuk dan keluar orang asing serta warga negara Indonesia yang paling sibuk dan strategis di Indonesia. Kondisi geografis ini menuntut kesiapan sarana prasarana pengawasan yang memadai agar pengawalan arus lalu lintas orang berjalan aman, tertib, dan sesuai peraturan perundang-undangan.

Kepala Kanwil Imigrasi Kepri Guntur S Hamonangan menyatakan bahwa saat ini cakupan pengawasan masih belum merata di seluruh titik rawan, mengingat banyaknya jalur pelayaran tradisional, dermaga kecil, dan perairan perbatasan yang sulit dijangkau tanpa dukungan armada laut yang andal. Kapal atau perahu operasional sangat dibutuhkan untuk melakukan patroli rutin, mendeteksi dan mencegah praktik penyelundupan manusia, perdagangan orang, serta pelanggaran keimigrasian lainnya yang kerap terjadi di jalur-jalur laut yang tidak resmi.

"Kami sangat membutuhkan dukungan armada perairan yang layak pakai, baik kapal patroli berukuran sedang maupun perahu cepat yang lincah, agar bisa menjangkau pulau-pulau terluar dan perairan sempit. Tanpa sarana ini, efektivitas pengawasan maritim dan kelautan menjadi terhambat, dan risiko pelanggaran semakin tinggi," ujarnya.

Selain untuk pencegahan pelanggaran, armada perairan ini juga berfungsi mendukung tugas koordinasi dan kerja sama dengan instansi terkait lainnya seperti Basarnas, Bea Cukai, dan TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah laut NKRI. Imigrasi Kepri berharap kebutuhan ini dapat segera mendapatkan perhatian dan dukungan anggaran maupun pengadaan dari pemerintah pusat maupun daerah, demi menjaga keamanan dan ketertiban di perbatasan wilayah maritim Indonesia.

Dengan ketersediaan armada yang memadai, Imigrasi Kepri optimis dapat meningkatkan kinerja pengawasan, menutup celah pelanggaran, serta memastikan bahwa setiap orang yang masuk maupun keluar wilayah Indonesia melalui jalur laut telah memenuhi persyaratan hukum yang berlaku. (*) 

| Editor : Koni Setiadi