Sabtu, 13 Juni 2026

Jalan Baru Belum Setahun, Sudah Rusak Parah: Warga Kapuas Tengah Kecewa

Kapuas Tengah,  Adhyaksanews. -- --Kondisi jalan dari bundaran menuju arah Pasar Bawah, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, kini menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, jalan yang baru selesai diaspal pada akhir tahun 2025 tersebut, kini sudah mengalami kerusakan parah meski belum genap satu tahun digunakan.

Kerusakan terlihat jelas di sejumlah titik, khususnya di depan SMA 1 Kapuas Tengah, hingga area sekitar Bank Kalteng dan Bank BRI. Jalan dipenuhi lubang yang cukup dalam dan membahayakan pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kekecewaan masyarakat mencuat dalam sebuah acara pernikahan yang berlangsung pada 12 Juni 2026 di RT 03. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan rasa kecewanya kepada Tim Investigasi Nasional Media Adhyaksa News Kalteng.

“Padahal belum ada satu tahun selesai dikerjakan, tapi kondisi jalan sudah rusak parah. Banyak lubang di mana-mana, ini sangat memprihatinkan,” ungkapnya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, pada hari yang sama Tim Investigasi Nasional Media Adhyaksa News Kalteng langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Hasilnya, kerusakan jalan terbukti sangat parah dan memerlukan perhatian serius dari pihak terkait.

Tim juga telah mendokumentasikan kondisi jalan dalam bentuk video dan foto sebagai bahan laporan. Proyek pembangunan jalan dan drainase tersebut diketahui menelan anggaran yang tidak sedikit, sehingga kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait kualitas pekerjaan.

Melihat situasi tersebut, Tim Investigasi Nasional Media Adhyaksa News Kalteng mendesak pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk segera turun tangan.

“Kami meminta kepada Bupati Kapuas dan Gubernur Kalimantan Tengah agar segera menurunkan tim untuk mengecek langsung kondisi jalan ini, serta menindak tegas oknum yang bertanggung jawab dalam proyek tersebut,” tegas tim investigasi.

Masyarakat berharap adanya tindakan cepat dan tegas agar kerusakan tidak semakin parah, serta menjadi evaluasi terhadap pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur ke depan.( Ratna) 

| Editor : Koni Setiadi