Minggu, 14 Juni 2026

--Kebakaran Melanda Gudang Racipan Kayu Di Tebingtinggi Saat Sholat Tarawih

Adhyaksanews. -- Tebingtinggi, Saat umat Muslim melaksanakan ibadah sholat tarawih, warga Tebingtinggi dikejutkan dengan kebakaran yang melanda Gudang Racipan Kayu 88 milik Neli (66) di Jalan Setia Budi, Kelurahan Brohol, Kecamatan Bajenis. Kebakaran terjadi sekitar pukul 19:30 WIB dan dengan cepat melahap seluruh isi gudang yang dipenuhi ribuan kayu racipan. Selasa (18/03/2025)

Pantauan media di lokasi kejadian menunjukkan kobaran api yang membakar seluruh isi gudang. Untuk mencegah api menjalar ke rumah-rumah penduduk, petugas pemadam kebakaran dari pemerintah kota Tebingtinggi segera dikerahkan, menurunkan enam unit mobil damkar. Mereka juga dibantu satu mobil dari Pemkab Serdang Bedagai dan satu unit dari Pemkab Batubara.

Namun, hingga kini upaya pemadaman masih terkendala oleh angin kencang dan material yang mudah terbakar. Akses menuju lokasi juga terhambat oleh kerumunan warga yang ingin menyaksikan kejadian tersebut, sehingga petugas kesulitan untuk mencapai tempat kebakaran.

Kepolisian Polsek Rambutan dan Polres Tebingtinggi pun terjun ke lokasi untuk mensterilkan jalur evakuasi dan menjaga agar warga tidak terlalu mendekati area berbahaya.

Menurut saksi mata, Iksan (28), yang merupakan penjaga gudang, kebakaran terjadi secara tiba-tiba. Ia melihat asap hitam dan percikan api di bagian belakang gudang, yang diduga berasal dari percikan tiang gardu PLN.

Halim Purba, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, mengonfirmasi bahwa gudang racipan kayu 88 telah terbakar. "Kami telah menurunkan enam unit mobil damkar, dibantu satu unit dari Serdang Bedagai dan satu dari PT Inalum Pemkab Batubara," ungkapnya.

Halim menambahkan, hingga saat ini, petugas masih berupaya memadamkan api agar tidak menjalar ke rumah warga. "Kondisi sulit karena banyak warga yang menghalangi jalur evakuasi," ujarnya.

Meskipun upaya pemadaman terus dilakukan, api belum berhasil dipadamkan sepenuhnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Tim pemadam kebakaran tetap bekerja keras untuk mendinginkan area dan mencegah api menyebar lebih jauh.

Penulis : Anton | Editor : Tya