Minggu, 14 Juni 2026

KPHL BELANTU MENDANAU DORONG PEMDA REORGANISASI MUSEUM DAN KEBUN BINATANG UNTUK PELASTARIAN SATWA DAN PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA BARU

Adhyaksanews. -- --Belitung. UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Belantu Mendanau menyampaikan harapan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung, khususnya melalui Dinas Pendidikan dan instansi terkait, untuk mereorganisasi dan mengoptimalkan fungsi museum serta kebun binatang di wilayah Belitung.

Kepala KPHL Belantu Mendanau, Jookie, menyatakan bahwa keberadaan museum dan kebun binatang yang terkelola dengan baik tidak hanya berperan penting dalam upaya edukasi dan pelestarian keanekaragaman hayati, tetapi juga dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru melalui sektor pariwisata edukatif.

“Kami melihat urgensi untuk melakukan pembenahan dan reposisi fungsi museum serta kebun binatang di Belitung agar dapat berperan sebagai pusat penangkaran satwa lokal dan langka seperti Tarsius, Trenggiling, dan Kukang. Ini bukan hanya soal konservasi, tetapi juga penciptaan daya tarik wisata baru yang otentik dan berkelanjutan.

Selain memberikan ruang aman bagi pelestarian fauna khas Pulau Belitung, pengelolaan kebun binatang berbasis konservasi ini juga dapat melibatkan masyarakat sekitar sebagai mitra pelestari, edukator lingkungan, hingga pelaku ekonomi kreatif.

KPHL Belantu Mendanau menegaskan bahwa langkah ini selaras dengan visi pembangunan daerah yang ramah lingkungan dan mendukung ketahanan ekologis. Terlebih, pariwisata Belitung yang selama ini bertumpu pada keindahan bahari dapat diperkaya dengan destinasi wisata alternatif berbasis edukasi lingkungan dan pelestarian satwa.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, sektor pendidikan, serta pemangku kepentingan lainnya, museum dan kebun binatang dapat ditata ulang sebagai pusat riset, edukasi, konservasi, dan destinasi wisata unggulan. 

Penulis : Pipit | Editor : Tya