Senin, 15 Juni 2026

LSM INAKOR Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Korupsi Dalam Proyek Rusunawa Pendidikan Tuminting Manado

Manado, Adhyaksanews, Pembangunan Rusunawa Pendidikan Tuminting di Kota Manado, yang menguras anggaran hingga 11 miliar, kini terancam menjadi skandal besar. Proyek yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini justru terhenti tak berujung, menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat. Belum selesainya pekerjaan ini bukan hanya menciptakan ketidakpastian, tetapi juga dapat memicu kerugian bagi masyarakat serta negara.

LSM INAKOR tidak tinggal diam. Mereka mendesak Kepolisian, Kejaksaan, dan KPK untuk segera mengusut tuntas dugaan kelalaian dan potensi korupsi yang mungkin terjadi dalam proyek ini. Kondisi ini memperlihatkan betapa seriusnya masalah infrastruktur pendidikan di Manado yang seharusnya menjadi prioritas.

Berdasarkan informasi terkini, keterlambatan ini menambah panjang daftar permasalahan pembangunan infrastruktur dalam bidang pendidikan di Kota Manado. Di tengah kebutuhan pendidikan yang mendesak, masyarakat berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di balik proyek senilai miliaran ini. Masyarakat membutuhkan transparansi dan akuntabilitas dari pihak-pihak yang terlibat agar keadilan dapat ditegakkan.

Aksi LSM INAKOR menjadi sorotan penting di tengah ketidakpuasan yang merebak di publik. Sekarang saatnya pihak berwenang mengambil langkah tegas agar proyek yang seharusnya menguntungkan, tidak berujung pada skandal dan kekecewaan. Pemantauan dan tindakan cepat dari penegak hukum sangat dibutuhkan untuk memastikan masyarakat tidak lagi menjadi korban kelalaian dan penyimpangan. Inilah momentum untuk memperlihatkan komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi demi masa depan pendidikan yang lebih baik di Manado!

(Syarel Moningka)  Editor : Koni Setiadi