Wamena, Adhyaksanews. -- --Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Pegunungan tengah mematangkan persiapan pelaksanaan Rapat Pimpinan (RAPIM) dan Musyawarah Daerah (MUSDA) yang dijadwalkan berlangsung pada 30–31 Oktober 2025. Dalam Pleno III RAPIM, Unas Tabuni terpilih sebagai ketua panitia pelaksana kegiatan tersebut.
Unas Tabuni menjelaskan, sejak tahun 2020 terjadi perpecahan di tubuh KNPI pusat yang berdampak hingga ke daerah, sehingga selama tiga tahun terakhir terjadi dualisme kepengurusan di Papua Pegunungan.
“RAPIM dan MUSDA KNPI tahun ini di Papua Pegunungan merupakan versi Muhammad Ryano Panjaitan, sesuai petunjuk Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (HC) John Tabo, SE., MBA,” ujar Unas.
Ia menambahkan, panitia membuka ruang bagi pemuda-pemuda potensial dari delapan kabupaten di wilayah Papua Pegunungan untuk berpartisipasi dan bersaing secara profesional tanpa memandang latar belakang sosial.
“Pemuda satu dan KNPI satu untuk Papua Pegunungan. Melalui RAPIM dan MUSDA ini, kita ingin melahirkan kader pemimpin yang mampu merangkul seluruh pemuda serta mendukung visi dan misi gubernur dan wakil gubernur,” tutur Tabuni.
Penulis: Marinus Heluka
| Editor : Koni Setiadi