Minggu, 14 Juni 2026

RAPIM Dan MUSDA KNPI Papua Pegunungan Resmi Dibuka Di Wamena

Wamena,  Adhyaksanews. -- -- Rapat Pimpinan (RAPIM) dan Musyawarah Daerah (MUSDA) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Pegunungan resmi dibuka di Wamena, Senin (10/11/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi kepemudaan di wilayah Provinsi Papua Pegunungan.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Atius Yikwa,S.Th.,M.Pd dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya serta pembacaan Deklarasi Pemuda Indonesia. Suasana semakin semarak dengan penampilan tarian kontemporer khas Wamena, yang menggambarkan semangat dan budaya masyarakat Papua Pegunungan.

Dalam laporannya, Ketua Panitia, Unas G. Tabuni, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa panitia hanya memiliki waktu dua minggu untuk mempersiapkan kegiatan tersebut

 “Kami mengajak seluruh peserta dan pihak terkait untuk bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di dalam ruangan. Kita jalankan RAPIM dan MUSDA ini dengan penuh semangat kebersamaan,” ujar Unas Tabuni.

Sementara itu, Tabuni menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk mengarahkan pemuda sesuai koridor organisasi, apalagi tiga calon ketua yang akan bertarung merupakan putra-putra terbaik dari Provinsi Papua Pegunungan.

Ketua Karateker KNPI Papua Pegunungan, Herman Ade, S.IP, dalam sambutannya menegaskan bahwa perjuangan membentuk KNPI di wilayah ini tidaklah mudah.

“Banyak lika-liku yang kami hadapi. Namun, kami bersyukur karena Bapak Gubernur Papua Pegunungan memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan KNPI di daerah ini. KNPI adalah laboratorium untuk melahirkan generasi muda yang siap menjadi pemimpin masa depan Papua Pegunungan,” tegas Herman Ade.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Almanzo Bonara, yang hadir sebagai sekjen mewakili ketua umum DPP KNPI Pusat. Ia menyampaikan salam hormat dari Ketua Umum DPP KNPI yang berhalangan hadir karena urusan internal organisasi.

 “Saya bangga melihat masyarakat Wamena yang ramah dan sejuk. Proses RAPIM dan MUSDA ini adalah bagian dari amanat konstitusi, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Dasar. Setiap organisasi kepemudaan wajib memiliki badan hukum dan harus menjadi wadah yang terbuka bagi semua,” ujarnya.

Almanzo juga menekankan pentingnya menjaga mekanisme organisasi, serta mendorong pemuda Papua Pegunungan menjadi mandiri, kreatif, dan kompetitif di era globalisasi.

“Mari kita letakkan dasar aturan yang benar untuk membentuk KNPI Papua Pegunungan yang kokoh dan inklusif,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Pegunungan, Bapak Timotius Wenda, menyampaikan sambutan Gubernur Papua Pegunungan dalam acara tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai momentum strategis untuk mempersatukan dan mendorong kemajuan pemuda di wilayah pegunungan.

 “Dengan tema Satu Pemuda Papua Pegunungan Maju, kegiatan ini menjadi langkah penting untuk mendorong kreativitas dan inovasi anak muda menghadapi tantangan global. Pemuda Papua Pegunungan harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan melahirkan generasi yang cerdas serta berintegritas,” ujarnya.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh unsur pimpinan KNPI, perwakilan OKP Cipayung, serta pejabat pemerintah daerah. Doa penutup kembali dipimpin oleh Pdt. Atius Yikwa, S.Th., M.Pd., menandai berakhirnya rangkaian pembukaan dengan suasana penuh persaudaraan dan semangat kebangsaan.

Penulis: Marinus Heluka

| Editor : Koni Setiadi