Indragiri hulu, Adhyaksanews. -- -- Suasana Danau Meduyan, Desa Kota Lama, Kecamatan Rengat Barat, tampak berbeda dari biasanya pada Sabtu (30/5/2026). Ribuan masyarakat memadati tepian danau untuk menyaksikan pembukaan Pacu Sampan Kocik Semarak Meduyan dalam rangka mempererat silaturahmi Hari Raya Idul Adha Tahun 2026.
Ketua pelaksana kegiatan yang juga Kepala Desa Danau Baru, M. Ridwan, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 42 sampan dari berbagai kecamatan ambil bagian dalam perlombaan yang digelar selama dua hari, mulai 30 hingga 31 Mei 2026.
"Melalui kegiatan ini kami berharap dapat mempererat tali silaturahmi antar masyarakat sekaligus melestarikan budaya pacu sampan yang menjadi kebanggaan daerah," ujarnya.
Ridwan menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama tiga desa, yakni Desa Danau Baru, Desa Kota Lama, dan Desa Alang Kepayang.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Indragiri Hulu memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap menjunjung sportivitas serta mengutamakan keselamatan selama perlombaan berlangsung. Ia juga mengingatkan para anak pacu untuk mampu mengatur tenaga dan menerapkan teknik yang baik saat bertanding.
Menurutnya, perlombaan pacu sampan bukan hanya mengandalkan kekuatan fisik semata, tetapi juga membutuhkan strategi dan kekompakan tim untuk mencapai hasil terbaik.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga menginformasikan bahwa Pacu Sampan Kocik Muatan Tiga Orang akan kembali digelar di Danau Raja pada 14 Juni 2026 mendatang . Ia mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam agenda tersebut.
Sementara itu, panitia juga menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan hiburan. Pada malam penutupan nantinya akan digelar pertunjukan randai dan malam ceria sebagai hiburan bagi masyarakat.
Sebagai tanda dimulainya perlombaan, Wakil Bupati Indragiri Hulu secara simbolis menyerahkan dayung kepada perwakilan anak pacu. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan area Danau Meduyan bersama Wakapolres Indragiri Hulu, Camat Rengat Barat, serta para kepala desa yang hadir. (Ali )
| Editor : Koni Setiadi